
Referensi
Kecantikan atau keindahan didalam kehidupan sehari-hari dapat terlihat dari sudut pandang tiga penilaian utama yakni nilai kehidupan Iman, Moral dan Budaya. Ketika seseorang memiliki nilai kehidupan tentu apapun badai, masalah dan tangtangan melandah sekalipun tak akan goyah. Pelihara nilai kehidupan Iman sesunggunya didalam Allah Nenek Moyang sebagai tumpuan Harapan. Dan mempertahankan gaya dan cara hidup yang mampu membedakan baik dan buruk dari pengetahuan moral tentang etika, estika, larangan, aturan dan kebiasaan hidup alami yang melekat pada kehidupan sosial. Lalu kembangkan nilai-nilai budaya bangsa yang diwariskan para leluhur yang tepat, adil dan benar memperbaruhi totalitas kehidupan sambil menantikan terang dan gelap sesuai pengajaran didalam kebenaran itu (kata berja). Semoga kita berbahagia menikmati kehidupan sambil menunjukan nilai kehidupan sebagai landasan utama di dunia ini.
Hidup tidak selalu datang membahagiakan sepanjang hidup melainkan hidup adalah perjuangan dan pengorbanan”
Perempuan dari kampung itu hebat, kuat dan energenik ketika kehidupan didalam rumah tangga diusahakan sendiri tanpa menunggu suami mereka. Entah pengasilan uang, makanan dan lain-lain”,
Kaum perempuan yang menjadi pendali kehidupan didalam rumah setelah mengikuti perkembangan sejauh ini. Mereka dengan kondisi cape, sakit dan bosan dengan kebiasaan hidup yang tidak pernah berubah selama ini, tetapi mereka masih pegang kebiasaan alami demi menghidupkan keluarga didalam rumah tangga.
Biarlah kaum perempuan yang sadar dan dewasa memelihara anak-anaknya dari penghasilan alami memberkati seluruh perjuangan hidup kaum perempuan dan yang bertanggung jawab sebagian dari pekerjaan kaum laki-laki.
Orangtua diberi nasihat dan arahan kepada anak-anaknya pada masa muda sangatlah dituruti demi keselamatan masa depan hidup kita. Kita adalah orang berbudaya yang menuruti nasihat hidup orangtua khusus laki-laki agar anak-anaknya menjadi hidup mandiri kelak untuk menjadi berkat bagi keluarga dan sesamanya.
Dapat simpulkan bahwa soal teman hidup jangan pernah mencari karena hawa nafsu tetapi ditemui yang sepadan dan terukur yang dipersiapkan TUHAN demi keselamatan hidup. Hindari dan tinggalkan kesenangan dan kenikamatan duaniawi yang merusak kehidupan IMAN, MORAL dan BUDAYA. Dengan adanya keperawanan diri dapat menemukan solusi kemenangan hidup di dunia mempengaruhi akhirat.
Teruntuk para pahlawan” yang katanya” Tanpa tanda jasa mama Lider.
Ilustrasi foto ini seorang mama cari ikan di danau Paniai (kopapeku).
Seorang ibu jadi tersugesti itu roboh pondasi kehidupan-nya
Sorang ibu selalu kekebun jadi tradisi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari untuk menjamin dalam satu ikatan keluarga.
Suatu saat seorang ibu itu pergi kunjungi orang lain punya kebun, lalu kebun itu ditanam dengan bibit tanaman yang dia tidak perna lihat dan tidak perna tanam di kebunnya dia,
kemudian ibu itu balik kembali lagi dengan rasa terkesan dikebunnya itu, Lalu tanaman yang dia biasa tanam di kebun sepanjang hidup itu langsung di cabut dan dibuang dari area kebun itu terpengaruh tanam tanaman baru yang dia lihat oleh pancaindera dikebun yang lain itu,
dari situ dia mulai tanam tanaman baru yang mereka biasa tanam di kebun yang lain itu, dan hasil tanama itu mulai panen, dan ibu itu bawah pulang kerumahnya, kemudia masak bersama sama dengan keluarga dirumah, tapi keluarga itu tidak makan karena makanan itu dalam sepanjang hidup mereka tidak perna makan.
Terjadinya kelaparan dalam hidup selanjutnya.
karena bibit tanaman yang ibu biasa tanam di kebun itu sudah di buang dari dalam kandang kebunnya itu.
Selanjutnya keluarga itu mereka tidak makan makanan tradisi, mereka hanya makan makanan moderen saja.
Jadi ibu itu secara berlahan lahan mulai lupa kebiasaan dia yang selalu jadikan tradisi dalam sepajang hidupnya” oleh karena itu, Menjadi seorang leadership yang sejati adalah Punya prinsip yang kuat dan berjiwa besar dalam tekat yang kuat.
Prinsip adalah salah satu hal yang menjadikan seseorang lebih tegas dalam bertindak, sehingga hidupnya lebih terarah. Seorang pemimpin yang baik akan memegang teguh prinsipnya dan tidak akan goyah oleh godaan apa pun.
Keteguhan pendirian ini akan membuat seorang pemimpin terlihat karismatik, sehingga anak buah jadi memiliki rasa segan dan hormat. Hasilnya, pemimpin jadi lebih mudah untuk mengajak anak buahnya bergerak maju bersama.
Maka dari itu…!
Seorang mama adalah dear tungku api kemudian, Mama yang harus piara anak-anaknya dan mama yang dibesarkan makan, mama itu pemimpin berjiwa Juniversal mama tidak perna sepiak pada anaknya tapi mama selalu sayang terhadap anak-anaknya,
Mama yang cari peluang untuk usaha apapun tujuan untuk anak-anaknya tidak boleh lapar tetapi harus dikenyangkan,
Mama sendiri tahu atitude kehidupan sehari-hari ketika mama tidak mengambil sikap berkembang baik maka anak-anaknya tertinggal, terbelakang belarti’ mama itu pemimpin berjiwa kritis dan kehimanan.”
Mama itu aktor memanusiakan, mama itu pusat Kebun” mama itu, yang ditanami, dipelihara dan dipetik hasilnya untuk dimakan dan diminum bersamanya oleh manusia.
Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang, Pradigma kemimpinan adalah tidak jahu dari langit yang biru melainkan karakter seorang mama adalah mempihara anak-anaknya mendatangkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat menjadi tuan rumah 🏡 di negerinya sendiri.
Kadang seorang mama itu ia memainkan anak-anaknya karakternya sama seperti kapitalisasi Jangan Tertipu Dengan anak2x/masyarakat disana sebab mereka adalah anak-anakmu, yang layaknya tugas seorang mama adalah melayani, melindungi, dan mempiharakan anak-anaknya oleh karenanya jadilah pemimpin menjadi mama di tungku api, jika tungku api-mu berasap baik maka anak-anakmu tidak akan krisis dan lapar ketika mama juga mondar mandir di belahan dunia maka anak2x”mu tetap nagis, lapar dan pondasi kemimpinan tatap di roboh oleh karena itu tergantung sebagai seorang mama mau jadi apa silakan saja, hidup itu pilihan dan tergantung memimpin mau jadi model apa,” ya; tergantung mama yang baik hati. (pilihan itu resolusi kehidupan)
“‘Dimi Akauwai Awi’ (Jadikanlah pikiranmu sebagai kakamu. Artinya lakukanlah segala sesuatu atas dasar perencanaan yang baik dan matang)”
Itulah nilai hidup dasar (falsafah) Orang Mee yang diwarisi sejak jaman nenek moyang sebelum agama dan pendidikan masuk di Tanah Papua.
Jika dilihat dari asal muasalnya, maka ia lahir murni sebagai produk hasil daya, karya dan karsa manusia. Sehingga setiap orang hendaknya hidup mengacuh padanya karena ia sangat berkaitan erat dengan akal budi dan hati nurani. Jikalau tidak kehendak melakukan nilai hidup dan kemimpinan orang mee asli maka dengan sendirinya demikian tentunya jatu dalam dosa setiap pribadi kemimpinan itu sendiri.
Kehidupan dan kaki-laki,
Laki-laki diciptakan sebagai IMAM didalam rumah tangga. Entah yang berstatus keluarga maupun bujang. Yang terpenting dengan pikiran dewasa (laki-laki) memikirkan segala sesuatu yang dewasa demi perubahan hidup. Entah istri, anak, dan keluarga terdekat kita mempengaruhi prinsip kedewasan kita sekalipun anda wajib memiliki prinsip kejantanan (laki-laki) yang mampu memproteksi keluarga didalam rumah tangga. Sebab keselamatan hidup di dunia dan akhirat sangat tergantung gaya dan cara hidup kepala keluarga itu sendiri.
Hidup Dikelolah Menentukan Harapan Keselamatan
Referensi hidup sesungguhnya,
Ketika kita butuh perubahan hidup tentu kita memiliki daya juang yang tinggi dengan penuh bertanggung jawab dan penyadaraan diri. Sebab perjuangan kita butuh langkah-langkah akan teruji dan terukir kemudian.
Langkah-langkah hidup yang perlu dipelajari bersama sebagai bagian dari tindakan pribadi dan sesama tentang pengelolahan diri sebagai berikut:
- Olah Pikiran = Entah bagaimanapun kondisi perlu mengolah pikiran supaya cara dan kemampuan berpikir kita selalu sehat dan senantiasa memikirkan tindakan-tindakan yang berdampak positif bagi kebutuhan kita. Sebab hidup kita ditentukan baik atau buruk sangat tergantung pengendalian pikiran kita itu sendiri.
- Olah Hati = Hati kita dipenuhi dengan kebaikan, kejujuran, keterbukaan, kedamaian dan ketentarama jiwa. Mengapa olah hati..? sebab hati kita dipenuhi dengan emosi, nafsu jahat, niat jahat dan iri hati tentu hati kita dipenunuhi dengan kegelapan hingga harapan hidup kita hancur oleh karena tidak pernah mengelolah hati kita secara baik.
- Olah Pekerjaan = Setiap pekerjaan kita dapat diolah dengan sebaik mungkin tergantung kemampuan kerja demi revitalisasi pertumbuhan ekonomi didalam rumah tangga segenap kita. Ada gunung, lembah, laut dan daratan tercipta menjadi tempat olahan kita demi pemenuhan hidup ini.
- Olah Finansial/Keuangan = Setiap hasil pendapatan kita dapat diolah atau dirincikan tergantung kebutuhan demi
stabilitas kehidupn kita. Misalnya, hari ini kita dapatkan Rp.100,000 ribu tetapi dengan kemampuan berpikir kita dikelolah hingga uang tersebut dipergunakan 2 atau 3 hari kemudian. - Olah Kesehatan = Setiap keadaan diharapkan masing-masing orang dapat dipelihara dan selamatkan diri dari berbagai penyakit musiman maupun turunan. Kondisi kesehatan akan rusak/hancur ketika kita tidak pernah olah pribadi masing-masing orang yang menghendaki berumur panjang diatas bumi ini.
Dapat disimpulkan bahwa, dengan adanya pengelolah diri dan sesama akan menentukan harapan hidup demi keselamatan tubuh kita diatas begeri ini, sebelum diperhadapkan dunia gelap ke terang yang dipersiapkan sang pencipta. Oleh karena itu, mengelolah diri sendiri dan sesama dapat diperlukan kedalam dunia nyata.
{ Penulis adalah Abet Mote tinggal di kampung dagouto }
Tinggalkan komentar